A. Latar Belakang

Saat ini, globalisasi telah terjadi di berbagai bidang. Globalisasi itu sendiri dalam KBBI diartikan sebagai proses masuknya ke ruang lingkup dunia. Sehingga sekat-sekat antar wilayah atau negara sudah tidak berarti lagi dalam aktivitas kehidupan manusia di dunia. Katakanlah globalisasi dalam bidang budaya, betapa banyak budaya-budaya lokal yang sekarang tersebar luas di berbagai negara dan menjadi familiar di kalangan warga dunia, seperti contohnya adalah boy band korea. Globalisasi dalam industri pun juga tidak terelakkan lagi, misalnya banyak industri yang telah melakukan kegiatan ekspor-impor. Dengan adanya globalisasi ini, maka tingkat persaingan pun semakin tinggi, yang mendorong perubahan-perubahan itu terjadi sangat cepat di segala bidang.

Globalisasi ini semakin marak dengan adanya teknologi informasi yang berkembang pesat. Tidak ada lagi batasan wilayah dan waktu, siapa saja bisa saling berinteraksi ataupun sekedar mencari informasi di berbagai belahan dunia. Perubahan teknologi, sistem informasi dan komunikasi, telah mengubah cara dan kecepatan berbisnis serta inovasi berbagai produk maupun jasa. Pola transaksi mengarah ke kecepatan, keamanan, dan kenyamanan dengan melalui berbagai saluran elektronik. Selain itu di era informasi seperti ini, perubahan dan perkembangan lingkungan begitu mudah untuk diakses. Siapa yang lebih cepat mendapatkan informasi  dan mengambil tindakan tepat atas informasi tersebut, maka dialah yang akan tampil sebagai pemenang. Dengan kondisi yang demikian, maka suatu organisasi harus bisa menemukan bentuk baru yang ideal, agar organisasi tersebut bisa survive dan bisa berkompetisi dengan yang lain.

B. Rumusan Masalah

  • Mengapa organisasi pembelajar merupakan bentuk organisasi yang ideal di era informasi saat ini?

C. Landasan Teori

  • Pengertian organisasi pembelajar

Organisasi belajar atau organisasi pembelajaran adalah suatu konsep dimana organisasi dianggap mampu untuk terus menerus melakukan proses pembelajaran mandiri (self leraning) sehingga organisasi tersebut memiliki ‘kecepatan berpikir dan bertindak’ dalam merespon beragam perubahan yang muncul.

Pedler, Boydell dan Burgoyne mendefinisikan bahwa organisasi pembelajaran adalah sebuah organisasi yang memfasilitasi pembelajaran dari seluruh anggotanya dan secara terus menerus mentransformasikan diri. Menurut Lundberg (Dale, 2003) menyatakan bahwa pembelajaran adalah suatu kegiatan bertujuan yang diarahkan pada pemerolehan dan pengembangan keterampilan dan pengetahuan serta aplikasinya. Menurut Sandra Kerka (1995) yang paling konseptual dari learning organization adalah asumsi bahwa ‘belajar itu penting’, berkelanjutan, dan lebih efektif ketika dibagikan dan bahwa setiap pengalaman adalah suatu kesempatan untuk belajar.

  • Organisasi pembelajar vs tradisional

Kesuksesan organisasi pada saat ini sangat tergantung pada kemampuan organisasi tersebut untuk belajar dan merespon perubahan-perubahan yang terjadi dengan cepat, dengan memanfaatkan berbagai fasilitas dan teknologi yang tersedia. Berikut ini  adalah perbedaan antara organisasi tradisional dan organisasi pembelajaran :

Item Organisasi pembelajar Organisasi tradisional
Sikap terhadap perubahan Jika tidak merespon (ikut berubah), maka tidak akan dapat bekerja dalam waktu yang lama. Jika hal itu dapat dikerjakan, mengapa harus ikut dirubah?
Sikap terhadap ide-ide baru Terbka dengan ide-ide baru dari luar Tertutup dengan ide-ide baru dari luar
Daya saing Kemampuan untk belajar, ilmu pengetahuan dan keahlian SDM Produk dan layanan
Pekerjaan manager Mengijin kan yang lain Mengontrol yang lain
Penanggung jawab inovasi Setiap orang didalam organisai Bagian penelitian dan pengembangan
Ketakutan utama Tidak belajar, tidak akan dapat beradaptasi Membuat kesalahan

D. Analisa

Sebuah organisasi dalam jangka pendek memiliki tujuan agar ia bisa menghasilkan produk yang unggul dan berkualitas, mendapatkan profit yang setinggi-tingginya dan memberikan kesejahteraan bagi para anggotanya. Akan tetapi jika organisasi hanya berorientasi jangka pendek, maka bisa dipastikan bahwa organisasi tersebut keberlangsungannya tidak akan bertahan lama. Oleh karena itu, sebuah organisasi juga harus memperhatikan orientasi jangka panjang agar organisasi tersebut bisa survive, yakni dengan melakukan inovasi dan perubahan sesuai dengan perkembangan lingkungan sekitar.

Konsep organisasi pembelajar memberikan kekuatan bagi sebauh organisasi untuk bertahan menghadapi perubahan lingkungan. Perubahan yang terjadi disini tidak hanya dikarenakan tingginya tingkat persaingan atau arus globalisasi yang begitu kuatnya, namun juga perkembangan teknologi informasi yang begitu cepat yang menyebabkan perubahan lingkungan itu semakin cepat pula. Maka dari itu, penerapan konsep organisasi pembelajar membuat organisasi menjadi fleksibel untuk beradaptasi dengan perubahan lingkungan yang semakin dinamis dan sulit untuk diduga.

Organisasi tersusun atas individu-individu yang terhimpun dalam organisasi tersebut. Sehingga kemampuan pembelajaran bukanlah hanya pada sistem kelembagaan saja, akan tetapi mencakup individu-individu dalam organisasi tersebut. Maka dari itu, aspek sumber daya manusia menjadi sangat penting, yakni dengan cara meningkatkan kapasitas dan kapabilitas individu-individunya. Setiap individu-individu harus didorong untuk terus belajar, menambah ilmu dan berinovasi, sedangkan tugas manager dalam organisasi tersebut yakni memberikan inspirasi bagi para anggotanya dan memanage potensi-potensi yang ada dalam organisasi tersebut, bukan mengontrol atau bahkan membatasi ide-ide individu-individunya.

SDM merupakan tulang punggung dari sebuah organisasi. Jika SDM-nya baik, maka output organisasi itupun juga menjadi baik. Oleh karena itu SDM yang tangguh merupakan kebutuhan yang sangat penting. Konsep untuk mendapatkan SDM yang tangguh tidak hanya menekankan pada sistem rekrutmen ataupun sistem penggajian, namun konsep pengembangan SDM yang terus menerus sepanjang individu tersebut bekerja dalam organisasi tersebut. Oleh karena itu, organisasi masa depan adalah organisasi pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada seluruh karyawannya untuk terus menerus belajar dan memecahkan masalah bersama-sama agar tercapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan bersama .

Sekarang ini sudah banyak organisasi ataupun ilmuwan yang tertarik dan percaya dengan pengaruh adanya organisasi pembelajaran dalam dunia organisasi seperti dalam organisasi bisnis. Hal itu ditunjukan dengan dengan adanya berbagai penelitian tentang organisasi pembelajaran, karena organisasi pembelajaran dipandang memberikan dampak positif bagi perusahaan di masa mendatang.

Bagaimanapun juga, implementasi organisasi belajar bukanlah hal yang mudah. Proses belajar dalam organisasi merupakan hal baru yang harus dapat diterima dan didukung oleh semua pihak. Bukan hanya manajer saja, tetapi juga membutuhkan keterlibatan semua orang dalam organisasi.

E. Kesimpulan

Dari pembahasan di atas, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa organisasi pembelajar merupakan bentuk yang ideal di era informasi seperti ini. Karena di era informasi yang berkembang pesat seperti sekarang ini mendorong arus globalisasi yang semakin kuat, kompetisi yang semakin tinggi, perubahan lingkungan yang semakin cepat serta arus informasi itu semakin mudah untuk di akses tanpa mengenal batasan ruang dan waktu. Organisasi yang baik adalah dengan ketersediaan akses informasi tersebut, organisasi itu bisa belajar dan beradaptasi terhadap perubahan lingkungan serta melakukan inovasi-inovasi baru demi keberlangsungan organisasinya. Dan organisasi pembelajar memiliki konsep-konsep demikian.

Referensi

Ari Ambarwati ,Sri Dwi. 2003.Mengelola perubahan organisasional: Isu Peran Kepemimpinan transformasional dan organisasional pembelajaran konteks perubahan  JSB No. 8 Vol. 2 DESEMBER 2003

Kamus Besar Bahasa Indonesia

Sri Haryanti,Agapita.2006. Analisis faktor-faktor yang menjadi prediktor organisasi pembelajaran untuk meningkatkan kinerja karyawan:thesis program studi management program pasca sarjana UNDIP.

* Paper ini dibuat sebagai tugas Mata Kuliah Manajemen Industri di Jurusan Teknik Elektro dan Teknologi Informasi UGM

Tulis komentarmu di sini !