Kalau segitiga ada tiga ujung, kalau segi empat ada empat ujung. Aku pengen pertemuan kita seperti lingkaran…  tak berujung dan tiada akhirnya…#Eaaaaa… #Gomballlll…:D

Rasanya dua tahun itu cepat berlalu boi… Kamis kemarin (12 Juli 2012) hingga Ahad (15 Juli 2012) aku mengikuti National Leadership Training 2012 (NLC 2012) yang diadakan oleh PPSDMS Nurul Fikri.. Yaaaa, bagi kami angkatan ke-V PPSDMS, ini merupakan agenda terakhir kami saat kami berstatus sebagai peserta PPSDMS.. Bisa dibilang ini even Graduation kami… :cry:

Aku teringat dengan kata-kata pengurus pusat PPSDMS yang kalau dipikir-pikir emang common sense juga sih..hehe.. Katanyaaaa…, “Pemimpin muda jangan cuma punya kemampuan public speaking doang.. Jangan cuman kemampuan leadership2 aja.. Itu maaa biasa.. Tapi seorang pemimpin muda, juga harus punya jiwa kreativitas dan seni …” Finally… This is our video, friends… Check this out…Xixixi… :cool:

Malam Ahad adalah malam unjuk gigi kita-kita peserta PPSDMS.. Dari regionalku (Reg 3 Jogja) hanya 5 orang yang bisa ikut acara NLC 2012 ini, dari total 27 orang yang seharusnya ikut. Kebanyakan mereka pada KKN, ada juga yang koas dokter, ada juga yg ujian, dll.. Kami pun berlima jungkir balik mau tampil apa… Secara, jumlah kami paling sedikit dibanding regional lain… cuma 5 orang cuy. Tapi gak jungkir balik juga sih ya sebenarnya, malah lebih ke masa bodoh… hahaha.. Maksudnya masa bodoh mau image kita ancur kek, namanya tercoreng kek. “Satu menit tampil, seumur hidup merusak image…”..Wkwkwkwk… Tapi, inilah seni.. cari paling enak buat menebar inspirasi.. Asal ndak melanggar nilai2 syar’i aja siiihh.. :smile:

Saat sesi dibuka, MC mengajukan penawaran bagi regional yang siap maju silakan duluan. Ternyata semua regional ingin maju yang pertama.. Tumben-tumben sih ya, biasanya sesi tampil-tampil gini kalau diminta siapa yang mau tampil pertama kali, pada dorong-dorongan gitu.. Tapi ya emang beginilah PPSDMS..#huasseeekkkk… Akhirnya kami pun gambreng, siapa yang menang mendapatkan dia kesempatan untuk tampil pertama.. Alhasil, kami mendapatkan kesempatan tampil di urutan kedua, setelah penampilan dari Regional 1 Jakarta Putri..

Setelah penampilan, Pak Musholli selaku pendiri PPSDMS dan Bang Bachtiar selaku Wakil Direktur PPSDMS pun tak ketinggalan untuk memberikan komentarnya. Komentar Bang Bachtiar dengan gaya khasnya –secara,  ketua BEM UI zaman reformasi cuy-, jika haflah kami (reg 3 jogja) adalah standart haflah –mau bilang bagus aja susah amat bang:D-. Kata beliau, standarnya haflah itu ada dua, menertawakan diri dan menertawakan orang lain…Ckckckck… Menertawakan diri maksudnya bisa mengocak perut para penonton, menertawakan orang lain itu berati selain mengocakkan perut juga ada meaning-meaning untuk memberikan sindiran-sindiran atas tindak keserakahan dan ketidak peri-kemanusia-an yang ada di negeri ini..

Oiya, enaknya urut aja kali ya… Yap, pertama PPSDMS Reg 1 Jakarta Putri nih.. (wah, sensitif niii).. Persiapannya owke punya.. Semuanya pakai segaram.. Good looking pokoknya..:P Mereka keluar satu persatu dari dua sisi membawa lilin. Diiringi instrumental, salah satu dari mereka membacakan bait-bait yang mengalun syahdu.. Suasananya jadi hening, sunyi, barangkali juga penuh makna.. Dalam hatiku mengira-ngira –begitu juga dengan penonton lain-, bagaimana ya nanti endingnya…?!  Setelah bait-bait selesai dilantunkan, mereka maju dan berbaris satu shaf.. Ternyata mereka perkenalan satu persatu di depan penonton..Haddehhh -__-“ Aku kira endingnya ngapain… Tapi iya juga sih, niatnya mau mengenalkan diri, karena selama dua tahun mungkin banyak yang belum kenal, dan karena ini sesi terakhir kali..hehe..

Lanjut ke perform kedua.. Ohh.. Itu kami dari Jogja, udah dibahas kan tadi di atas.. Berikutnya perform ketiga, yakni arek-arek regional 4 Surabaya.. Buanyak bener yang bisa dateng.. Mereka show tentang dinamika Pilkada DKI belakangan ini.. Ada yang meranin Jokowi, Foke, pokoknya kocak abis dah.. Kumisnya peran Foke aja pake lakban, ngebayangin nglepas lakbannya aja sakitnya ndak nahan eyyyy..hhe..

Terus perform keempat ada Regional 1 Jakarta putra. Mereka memainkan drama yang meringkas perjalanan mulai dari masuk PPSDMS hingga saat ini.. Performnya oke, tapi susah kalau mau diungkapin ke kata-kata.. Semoga nanti ada video yang mereka upload, begitu pula regional-regional lain… Katanya saat video bicara, bisa ngalahin beribu-ribu coretan kata..

Selanjutnya ada regional 5 Bogor.. Waaa… Ini juga tak kalah banyaknya dengan surabaya.. Yel-yelnya dan gerakan silatnya menggemparkan seisi ruangan cuy.. Yang bikin aku berkesan, ada seorang yang memainkan harmonika.. Ternyata bagus juga ya harmonika buat backsound puisi.. Manteb dah pokoknya…

Dan yang terakhir yang paling kocak, simpellll.. tapi sumpah, kocak abis.. Mereka dari Regional 2 Bandung yang berjumlah 6 orang.. Gimana endak coba, adegannya sih cuman perkenalan satu-satu.. Simpel banget… Satu orang ngasih pertanyaan tentang dirinya, penonton yang jawab, dia akan dikasih uang –uangnya beneran loh-. Hingga orang keempat, dia memperkenalkan metode khitbah elegan ala dia.. Wakaka.. Yakni mengkhitbah di depan umum… Jadi dia manyanyakan dengan nada dan ekspresi malu-malu, dan pertanyaan itu khusus untuk regional sebelah –maksudnya regional putri -, “Siapa yang mau namanya tercantung di undangan saya nanti ? Saya butuh kepastian ni”.. Sontak, semua penonton, termasuk MC dan Dewan Juri pun tertawa termehek-mehek..hahaha.. Baru kali ini ada haflah model kek gini..Haddehhh….-__-“ Dan terakhir salah satu dari mereka mengatakan, “Karena ini adalah seni, hiburan dan permainan, maka jangan diambil hati ya. Dan uang yang tadi telah kami kasih, harap dikembalikan lagi ke kami, karena itu adalah uang transport kami di NLC ini. Nanti kami ndak bisa pulang kalau ndak di kembalikan..” Wakakaka… Padalah udah pada seneng-seneng bagi mereka yang mengantongi uang…hahahah…

That’s all friends..! Mungkin aja ini belum mewakili setiap peristiwa dan suasana pada malam itu…  8-)

Tulis komentarmu di sini !