Kuliah Elektro

Mengapa Pengelolaan Perubahan (Management Change) Penting bagi Perusahaan?*

A. Latar Belakang

Heraclius, seorang filsuf Yunani pernah mengatakan bahwa yang tetap adalah perubahan. Maksudnya perubahan adalah sebuah keniscayaan, yang terus terjadi di setiap waktu di sepanjang zaman. Perubahan yang terjadi pun sudah pasti tidak dapat dihindari begitu saja, ada perubahan yang memberikan dampak positif dan ada perubahan yang membawa dampak negatif, dan keduanya sulit untuk ditebak. Sehingga manajemen perubahan menjadi sangat penting untuk diterapkan. Akan tetapi pada kenyataannya, proses perubahan itu tidak selalu mendapat respon yang positif  dari semua pihak.

Menurut Price Pritchett, pakar Change Management dari Pritchett & Associates Inc, pengelolaan perusahaan akan mengikuti rumus 20-50-30, artinya paling sedikir terdapat 20% anggota organisasi yang mendukung perubahan, 50% memilih “wait and see” sedangkan 30% lainnya akan menentang perubahan bahkan berusaha untuk menggagalkannya. Beberapa alasan mengapa mereka memilih kontra terhadap perubahan adalah rasa takut akan berkurangnya / hilangnya kekuasaan, kehilangan keterampilan, kegagalan kerja, menghadapi banyak masalah baru hingga takut kehilangan pekerjaan. More >

Organisasi Pembelajar, Bentuk Ideal di Era Informasi*

A. Latar Belakang

Saat ini, globalisasi telah terjadi di berbagai bidang. Globalisasi itu sendiri dalam KBBI diartikan sebagai proses masuknya ke ruang lingkup dunia. Sehingga sekat-sekat antar wilayah atau negara sudah tidak berarti lagi dalam aktivitas kehidupan manusia di dunia. Katakanlah globalisasi dalam bidang budaya, betapa banyak budaya-budaya lokal yang sekarang tersebar luas di berbagai negara dan menjadi familiar di kalangan warga dunia, seperti contohnya adalah boy band korea. Globalisasi dalam industri pun juga tidak terelakkan lagi, misalnya banyak industri yang telah melakukan kegiatan ekspor-impor. Dengan adanya globalisasi ini, maka tingkat persaingan pun semakin tinggi, yang mendorong perubahan-perubahan itu terjadi sangat cepat di segala bidang.

Globalisasi ini semakin marak dengan adanya teknologi informasi yang berkembang pesat. Tidak ada lagi batasan wilayah dan waktu, siapa saja bisa saling berinteraksi ataupun sekedar mencari informasi di berbagai belahan dunia. Perubahan teknologi, sistem informasi dan komunikasi, telah mengubah cara dan kecepatan berbisnis serta inovasi berbagai produk maupun jasa. Pola transaksi mengarah ke kecepatan, keamanan, dan kenyamanan dengan melalui berbagai saluran elektronik. Selain itu di era informasi seperti ini, perubahan dan perkembangan lingkungan begitu mudah untuk diakses. Siapa yang lebih cepat mendapatkan informasi  dan mengambil tindakan tepat atas informasi tersebut, maka dialah yang akan tampil sebagai pemenang. Dengan kondisi yang demikian, maka suatu organisasi harus bisa menemukan bentuk baru yang ideal, agar organisasi tersebut bisa survive dan bisa berkompetisi dengan yang lain.

More >

Analisis Root Locus Menggunakan Matlab

A. Landasan Teori

Karakteristik tanggapan transient sistem loop tertutup dapat ditentukan dari lokasi pole-pole (loop tertutupnya).

Bila K berubah, maka letak pole-pole nya juga berubah. Untuk mengetahui kawasan letak pole-pole persamaan karakteristik sistem tersebut terhadap kemungkinan kombinasi nilai K, maka diperlukan sebuah metode yang disebut dengan Root Locus. Root berarti akar dan Locus berarti tempat kedudukan. Maka Root Locus adalah tempat kedudukan akar-akar persamaan karakteristik dari sebuah sistem pengendalian proses dengan K = 0 sampai K = tak hingga. Ini dapat digunakan untuk menentukan stabilitas sistem tersebut selalu stabil atau ada batas kestabilannya, sehingga dalam merancang sistem kontrol, si ­desainer bisa mendapatkan hasil step response sesuai yang diinginkannya dengan mengubah  nilai-nilai K. More >

Metode Jaringan Syaraf Tiruan: Multilayer Perceptron

Multi-Layer Perceptron adalah jaringan syaraf tiruan feed-forward yang terdiri dari sejumlah neuron yang dihubungkan oleh bobot-bobot penghubung.

Neuron-neuron tersebut disusun dalam lapisan-lapisan yang terdiri dari satu lapisan input (input layer), satu atau lebih lapisan tersembunyi (hidden layer), dan satu lapisan output (output layer). Lapisan input menerima sinyal dari luar, kemudian melewatkannya ke lapisan tersembunyi pertama, yang akan diteruskan sehingga akhirnya mencapai lapisan output. More >