Kontemplasi diri

“Dengan Apa Kita Memandang Kehidupan?”

Terkadang, kita mesti menggunakan hati untuk memaknai setiap fenomena yang terjadi di sekeliling kita. Terkadang kita mesti menggunakan hati untuk memaknai kehidupan ini, untuk mempelajari pesan-pesan Tuhan, baik dalam bentuk ciptaan-Nya maupun firman-firman-Nya yang termaktub dalam kitab. Rasanya rasionalitas saja tidak cukup. Karena kita adalah makhluk dan karena Tuhan adalah Khalik. Karena kita adalah ciptaan sedangkan Tuhan adalah yang menciptakan segalanya. Tentunya beda antara Tuhan dan ciptaannya. Tuhan mengetahui apa yang kita ketahui dan Tuhan juga mengetahui apa yang kita tidak ketahui. Tuhan Maha Mengetahui segalanya, karena Tuhanlah Pencipta segalanya.

Manusia diciptakan sebagai makhluk yang paling sempurna, tetapi dalam kesempurnaan makhluk ada ketidaksempurnaan. Kita tidak bisa melihat apa yang ada dibalik dinding, sehingga kita harus berpindah ke balik dinding untuk melihat sesuatu. Dengan rasional yang kita miliki, kita tidak bisa mengetahui apa yang akan terjadi dihari esok. Yang bisa kita lakukan hanyalah menduga, melakukan perhitungan, mengusahakan ataupun berharap-harap. Rasanya memang rasionalitas saja tidak cukup, perlu adanya tambahan dimensi lain untuk memahami setiap fenomena dalam hidup ini.

More >

Bila Aku Jatuh Cinta *

Ya Allah,,
jika aku jatuh cinta,
cintakanlah aku pada seseorang
yang melabuhkan cintanya pada-Mu,
agar bertambah kekuatan ku untuk mencintai-Mu.

Ya Muhaimin,,
jika aku jatuh cinta,
jagalah cintaku padanya
agar tidak melebihi cintaku pada-Mu
More >

Inilah Realita Hidup

Apa yang akan kamu lakulan jika tiba-tiba kamu jatuh sakit dan dokter memvonis kamu terjangkit kangker otak ? Ketika lebaran yang lalu senyuman indah, aura kebahagiaan dan kecerian itu masih terpancar berbinar  merona di raut mukamu kepada orang-orang di sekitarmu. Dan kini kamu telah tervonis oleh suatu penyakit yang tanpa kompromi akan merenggut nyawa kamu sewaktu-waktu ? Mungkin saja jika kamu orang berada, kamu bisa saja berobat dan operasi ke singapura kek, jerman kek atau ke negara-negara lain yang memiliki kecanggihan dibidang kesehatan untuk sebuah kesembuhan atas penyakitmu. Tetapi bagaimana dengan mereka rakyat Indonesia yang berekonomi lemah apabila penyakit yang sejenis menjangkitinya ? Yang sekedar untuk makan sehari-haripun susah ? Dan  ternyata itu banyak kita temui di kehidupan ini. More >

Tentang Sebuah Peran

Mungkin saja Allah masih membiarkan kecamuk itu  terjadi di bumi pertiwi, agar Dia mengirimkan pahlawan sejati untuk sebuah kedamaian. Besar kemungkinan bahwa pahlawan itu adalah engkau (yang sedang membaca tulisan ini). Dari segi jumlah, sedikit memang. Tapi itulah tabiat etos kepahlawanan yang Allah iringkan, yakni berjumlah sedikit.. Tetapi tidak.. Sungguh mereka adalah banyak. Mereka banyak memberikan perubahan meski dari jumlah yang sedikit itu. Maka jangan pernah merasa kesepian saat engkau bersanding dengan kebenaran. Karena engkau adalah pahlawan.. Yang senantiasa terselimuti naungan Tuhan, yang akan mendapatkan ganjaran atas pahit getir perjuangan.

More >